Langsung ke konten utama

Penerapan XML

Apa itu XML? Jelaskan!

eXtensible Markup Language

XML adalah perangkat lunak dan perangkat keras yang independen untuk menyimpan dan mengirim data.

XML adalah bahasa markup seperti halnya HTML

XML dirancang untuk menyimpan dan mengangkut data

XML dirancang untuk bersifat deskriptif sendiri

XML adalah Rekomendasi W3C

2. Sebutkan 3 perbedaan XML dengan HTML!


XML                                                                 HTML

Set tag yang dapat diperluas                     – Serangkaian tag yang tetap

Berorientasi konten                                   – Berorientasi pada presentasi

Infrastruktur Data Standar                         – Tidak ada kemampuan validasi data

Mengizinkan beberapa bentuk output        – Presentasi tunggal

3. Sebutkan 5 aturan-aturan pada syntax XML!

Elemen XML terdiri dari tag awal, tag akhir, dan data di antaranya.

Contoh:

         <director> Matthew Dunn </director>

Tag XML peka huruf besar-kecil:

          <CITY> <City> <city>

XML dapat menyingkat elemen kosong, misalnya:

     <married> </married> dapat disingkat menjadi

     <married/>

Atribut adalah pasangan nama-nilai yang dipisahkan oleh tanda sama dengan (=).

Contoh:

       <City ZIP = “94608”> Emeryville </City>

Dokumen XML dasar adalah elemen XML yang dapat, tetapi mungkin tidak, menyertakan elemen XML bersarang.

Contoh:

    <books>

           <book isbn = “123”>

                  <title> Peluang Kedua </title>

                  <author> Matthew Dunn </author>

           </book>

      </books>

4. Jelaskan penggunaan atribut pada XML dan beri contoh!

Atribut adalah pasangan nama-nilai yang dipisahkan oleh tanda sama dengan (=).

Contoh:

       <City ZIP = “94608”> Emeryville </City>

Atribut digunakan untuk melampirkan tambahan, informasi sekunder ke suatu elemen.

5. Perhatikan dokumen absensi kelas anda. Terjemahkanlah data absensi tersebut menjadi file XML (cukup 2 record)!

<absensi>
            <record>
            <Nomor>19<Nomor>
            <NIM>162101704</NIM>
            <Nama>Fransiska Fenny</Nama>

            <Tanggal>21 Maret 2019</Tanggal>

            <Tanda_Tangan>OKE</Tanda_Tangan>

            <Keterangan></Keterangan>

            </record>

            <record>

            <Nomor>20<Nomor>
            <NIM>162101705</NIM>
            <Nama>Akil Wibowo</Nama>

            <Tanggal>21 Maret 2019</Tanggal>

            <Tanda_Tangan>OKE</Tanda_Tangan>

            <Keterangan></Keterangan>
            </record>

</absensi>


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Web Service

Web Services Web services adalah mekanisme komunikasi dua aplikasi/mesin terlepas dari arsitektur dan teknologi yang digaribawahi. Layanan web memiliki antarmuka, yang menyembunyikan detail implementasi sehingga dapat digunakan secara terpisah dari platform perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakannya, dan secara terpisah dari bahasa pemrograman yang digunakan. Kemandirian ini mendorong aplikasi berbasis layanan web untuk loosely coupled, berorientasi komponen, implementasi lintas-teknologi. Layanan web dapat digunakan sendiri atau dengan layanan web lainnya untuk melakukan agregasi kompleks atau transaksi bisnis. Sebuah Web service dapat didefinisikan sebagai berikut : Aplikasi client-server atau komponen aplikasi untuk komunikasi. Metode komunikasi antara dua perangkat melalui jaringan. Sistem perangkat lunak untuk komunikasi antar mesin ke mesin. Kumpulan standar atau protokol untuk bertukar informasi antara dua perangkat atau aplikasi. Seperti yang terlihat pada gambar di...

Enterprise Aplicarion Integration

Enterprise Aplicarion Integration Definisi EAI atau Enterprise Application Integration merupakan sharing data dan bisnis proses yang tidak terbatas antara aplikasi dan sumber data yang saling terkoneksi. Alasan penggunaan EAI adalah untuk memenuhi permintaan perusahaan untuk sharing data dan bisnis proses tanpa melakukan perubahan aplikasi maupun struktur data. Dalam menerapkan EAI, dibutuhkan seseorang yang benar-benar memahami bisnis proses dalam suatu organisasi, karena tidak semua organisasi memiliki sistem yang sama dan tentu memiliki permasalahan yang berbeda. Metode Metode dalam melakukan integrasi aplikasi dapat menggunakan empat metode, antara lain data level, application interface level, method level, dan user interface level. Data Level Metode ini merupakan suatu proses, teknik dan teknologi yang memungkinkan perpindahan data melalui data store/ database system. Metode ini melakukan ekstraksi data dari satu sistem database, lalu memproses data tersebut jika diperlukan, dan m...